Dapur Online  
     > Artikel Home Resep Resto Artikel Forum About Us
   
Untitled Document
Member Login
User Id :
Password :
 
not a member? register here!
 
Search Here
Keyword :
Location :
.. Or try the advanced search.
 
Contact Information
You want to give comments, ask something, or else? Just send your email to: admin@dapuronline.com.
 
Mini Pooling
Bagaimana tampilan situs ini menurut anda?
Bagus Sekali
Bagus
Kurang Bagus
Jelek
Untitled Document
 Mengenal Phytonutrisi
  Mary Desaulniers
 
Orang tua selalu berkata bahwa makan sayur dan buah-buahan itu amat baik bagi kesehatan. Tapi sejak 30 tahun terakhir, kini kita mengerti mengapa sayur dan buah itu baik bagi kesehatan. Kemajuan eknologi berhasil membuktikan bahwa suatu substansi yang disebut phytonutrisi - yang dikandung semua buah dan sayuran - berperan penting dalam menjaga kelangsungan hidup buah-buahan dan sayuran di lingkungannya karena mereka melepaskan suatu bahan kimia yang disebut phytokimia. Phytokimia ini merangsang pembentukan sel pelindung dengan kemampuan regenerasi yang tinggi. Mereka juga menyebabkan efek yang sama pada manusia. Contohnya, mereka melepaskan suatu enzim yang mampu menghambat substansi-substansi tumor. Ada 4 jenis tumbuhan yang terkenal dengan kemampuan tersebut, yaitu berry, sayuran berdaun gelap, kacang kedelai, serta anggur merah.

Jenis-jenis berry, seperti blueberry, cranberry, strawberry, blackberry dan rapsberry menawarkan kandungan tertinggi phytonutrisi. Mereka semua menghasilkan substansi alami yang disebut asam ellagis yang mampu melawan bahan-bahan karsinogenik. Blueberry memiliki kadar antioksidan yang paling tinggi di antara mereka. Dua setengah cangkir jus strawberry segar sehari bisa menyuplai cukup vitamin C untuk memulihkan reproduksi sperma pada pria. Cranberry diketahui bisa menghambat cystisis, sebuah penyakit saluran kemih yang sering kambuh pada wanita. Cranberry juga diketahui bisa menurunkan kadar kolesterol LDL.

Kedelai adalah jenis makanan lain yang mengandung phytonutrisi. Kedelai mengandung genestein, yang merupakan salah satu zat anti kanker secara umumnya. Lebih spesifik lagi, kedelai mengandung phytoestrogen, zat anti kanker prostat, serta Phytoestrogen, seperti yang sudah disebut di atas, zat yang mampu melindungi wanita dari kanker payudara.

Yang terakhir adalah phytonutrisi resveratrol, yang dapat ditemui di anggur merah. Resveratrol tersimpan di dalam daun-daunan anggur, akar, serta buah anggur. Resveratrol juga terbukti sebagai zat antioksidan yang handal (bahkan lebih potensial dibandingkan vitamin C) yang bisa bersinergi dengan vitamin C dan berefek saling menguatkan satu sama lain. Resveratrol ini juga terbukti mampu menumbuhkan sel-sel dendrit dalam otak.
Posted By: Administrator
 
« Kembali ke list artikel
   
Copyright © 2006 DapurOnline.com    |   Terms Of Usage